Mahasiswi FKIP UNITOMO Unjuk Gigi dengan Teater Karya Sendiri di Malam Apresiasi Puisi (MAPRES) 2024
Yang menarik, naskah teater ini tidak hanya diadaptasi dari puisinya yang berjudul sama, Lepas Tangan, melainkan juga hasil pengembangan mendalam oleh Febrika sendiri. Melalui pementasan tersebut, ia membawa penonton untuk merasakan pergulatan batin yang menyentuh banyak aspek kehidupan, seperti kebebasan, perpisahan, dan penerimaan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pementasan yang menggugah, Febrika berhasil menyampaikan pesan emosional yang mendalam kepada audiens, mengajak mereka untuk merenung tentang makna melepaskan dan penyesalan.
Selain dikenal sebagai seorang mahasiswa berbakat di dunia teater, Febrika juga memiliki peran penting di balik berdirinya Komunitas Komedi Instansi Mahasiswa Unitomo (KOIMUT). Bersama rekannya, Cak Kepik, seorang aktor ludruk luntas Surabaya, Febrika merintis komunitas ini untuk memperkenalkan dan mengembangkan seni komedi serta teater di kalangan mahasiswa sebagai wujud apresiasi terhadap Seni Lokal, khususnya Ludruk. KOIMUT telah menjadi wadah bagi mahasiswa yang tertarik dalam seni pertunjukan dan menciptakan ruang bagi kreativitas mahasiswa, baik itu komedi, teater, maupun seni tradisional.
Melalui kontribusinya di dunia seni pertunjukan, baik melalui teater maupun komunitas yang ia rintis, Febrika Puspita Dewi telah menunjukkan potensi besar sebagai mahasiswi yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam memperkaya seni budaya di kehidupan kampus.
Feature News
Edi Muhtar/202311210015



Komentar
Posting Komentar