Pengalaman Intan Mengikuti Paduan Suara
Paduan suara, bagi sebagian orang, mungkin hanyalah sebuah aktivitas seni yang menuntut teknik vokal dan ketepatan dalam bernyanyi bersama. Namun, bagi Intan paduan suara adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan cerita, tantangan, dan tentunya kebahagiaan. Trini Intan atau bisa dipanggil Intan, seorang penulis dan pecinta dunia paduan suara, memiliki kisah pribadi yang tak bisa dipisahkan dari tim paduan suara SMA Marisi Medan, khususnya Chamber Choir yang Intan ikuti selama masa SMA
Sejak pertama kali bergabung dengan tim paduan suara SMA Marisi Medan ,Intan sudah merasa bahwa ini adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan bakat Intan. Memiliki suara alto yang kuat, Intan selalu merasa nyaman dengan peran saya di dalam paduan suara.
Menurut Intan "Chamber Choir SMA Marisi Medan,bukan sekadar sebuah kelompok bernyanyi. Kami adalah sebuah keluarga yang saling mendukung dan bekerja sama. Setiap latihan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, dan setiap pentas adalah sebuah puncak pencapaian yang kami raih bersama. Kami tak hanya belajar cara bernyanyi, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya kerjasama tim.Selama saya berada di Chamber Choir, kami berkesempatan mengikuti berbagai kompetisi paduan suara, baik di tingkat Sekolah maupun Provinsi. Setiap kali kami melangkah ke panggung, saya merasakan campuran antara ketegangan dan kegembiraan. Menjadi bagian dari tim yang meraih kemenangan dalam lomba paduan suara adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Namun, bagi saya, kemenangan tersebut bukan hanya soal trofi atau medali, melainkan tentang perjalanan yang telah kami lalui bersama sebagai satu kesatuan".
Menurut Intan juga "Proses latihan yang intens, ditambah dengan perjuangan untuk menyeimbangkan waktu antara sekolah dan latihan, terkadang membuat kami merasa lelah. Namun, kebersamaan dan semangat yang kami miliki selalu berhasil mengatasi segala rintangan. Kami belajar untuk saling menguatkan dan memberikan yang terbaik di setiap penampilan, serta menikmati setiap detik yang kami habiskan bersama dalam setiap nada yang kami nyanyikan.
Kini, meskipun sudah lama lulus dari SMA Marisi Medan, kenangan bersama Chamber Choir tetap hidup dalam ingatan saya. Paduan suara tidak hanya mengajarkan saya tentang teknik vokal dan harmoni, tetapi juga tentang makna dari bekerja sama, berjuang bersama, dan merayakan setiap kemenangan, besar maupun kecil. Dan meskipun saya tidak lagi berada di panggung bersama mereka, saya tahu bahwa semangat itu akan selalu mengalir dalam setiap detakan nada yang saya dengar.
Bagi saya, paduan suara adalah lebih dari sekadar musik ia adalah sebuah perjalanan yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang akan selalu saya bawa sepanjang hidup".
Luna Rindi Rahmawati /202321210002
Komentar
Posting Komentar