Jalan Raya Wringinanom memakan korban lagi
Wringinanom, Gresik – Kecelakaan maut merenggut nyawa dua gadis asal Driyorejo, Gresik, pada Kamis pagi (19/01). Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Raya Wringinanom sekitar pukul 10.30 WIB, ketika keduanya sedang dalam perjalanan pulang usai menjalani magang.
Korban, VR (20) dan RA (19), yang
berboncengan dengan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi W 3106 FJ,
dilaporkan tengah melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.
Keduanya mengenakan helm lengkap, menunjukkan kepatuhan terhadap aturan keselamatan
berkendara. Namun, nasib nahas tidak dapat dihindari.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi mata
di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai VR
terpeleset di bahu jalan. Dalam upaya kembali ke badan jalan, pengendara diduga
tidak menyadari keberadaan truk kontainer di belakang mereka.
“Mereka terpeleset di bahu jalan
yang agak menurun. Saat mencoba kembali ke jalan utama, truk trailer Nissan
bernomor polisi L 8720 UR yang dikemudikan oleh S (52), warga Pakal, Surabaya,
melaju dari arah yang sama. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak
bisa dihindari,” ujar salah satu saksi.
Truk trailer tersebut menghantam
korban, menyebabkan VR dan RA mengalami luka parah yang fatal. Kedua korban
dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian akibat terlindas roda besar truk
tersebut.
Respon Pihak
Berwenang
Polisi dari Polsek Wringinanom
segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar. Petugas
mengevakuasi korban dan mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan
lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih memeriksa kondisi
jalan serta kendaraan yang terlibat. Saat ini, pengemudi truk sudah kami
amankan untuk dimintai keterangan. Dugaan awal, kecelakaan terjadi karena
faktor kelalaian dan kondisi jalan,” ungkap ipda Aswoko.
Kondisi Jalan dan
Faktor Keselamatan
Jalan Raya Wringinanom, yang
menjadi lokasi kecelakaan, dikenal sebagai jalur padat kendaraan berat, seperti
truk kontainer dan trailer. Kondisi jalan yang sempit dan terkadang berlubang
menambah risiko bagi pengendara motor. Dalam kasus ini, bahu jalan yang tidak
rata menjadi salah satu faktor yang memicu kecelakaan.
Insiden ini kembali menjadi
pengingat akan pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalur yang
rawan dan padat kendaraan berat. Pengendara motor diimbau untuk menjaga jarak
aman dan selalu memperhatikan kondisi sekitar.
Kecelakaan di Wringinanom ini
menambah panjang daftar insiden lalu lintas di wilayah Gresik. Diharapkan,
kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk meningkatkan
kewaspadaan dan memperbaiki kondisi infrastruktur jalan. Semoga kedua korban
mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Deep News
Luna Oktaviana Putri

Komentar
Posting Komentar