Generasi milenial : antara Dulu dan kini
Surabaya, 19 Januari 2025 - Dr. Hariyono,S.S.,M.Pd., Beliau seorang dosen sastra inggris, yang begitu cerdas. Wawasan beliau begitu banyak dari mulai beliau di tahun 1967-2012 sampai sekarang. bahkan kata beliau generasi 90an itu berbagai macam-macam, dan beliau pernah bilang.
"Generasi saya itu generasi yang begitu menikmati benda-benda sejarah tersentuh, seperti VCD (kaset) buat mendengarkan musik, mencari pengetahuan dengan buku-buku, mencari informasi dari surat-surat/koran-koran".
Kalo di dengar-dengar generasi dulu itu kayak ademmmm banget, dan juga apa-apa selalu di cari di buku. Kalo orang zaman dulu itu selalu bilang "Nek Kowe ora tau Moco buku, Yo ora ero opo-opo". (Kalo kamu tidak pernah baca buku, ya kamu tidak tau apa-apa).
Beda lagi kalo generasi sekarang, Kalo anak muda biasanya nyebutnya generasi Z (Gen Z).
Generasi sekarang, generasi yang begitu canggih mereka sekarang bisa mendengar lagu-lagu, menonton film melalui Handphone, Benda-benda gadget hanya mengetik dan di situ tinggal milih-milih. Jauhh berbeda dengan generasi dulu.
Adapun generasi tengah mereka sudah mengenal CVD, DVD, dan alat-alat bantu informasi, meskipun tidak terlalu luar biasa, mereka juga sudah mengenal warnet.
Dengan itu generasi tengah dengan generasi beliau masih konvensional dari pada generasi sekarang yang begitu canggih.
Ada pesan-pesan besar dalam sosiologi dan sosial.
1. Adapun positif nya gen z itu mereka lebih mandiri. Negatif nya mereka lebih narsistik. Dan sosialnya lebih berkurang karena lebih fokus kedalam diri sendiri, itu akibatnya kurang ber sosial.
2. Bahaya yang kedua yaitu mereka lebih untuk menjadi hyper reality itu yang mengerikan, mengapa begitu mengerikan? Karena mereka share informasi-informasi tanpa perlu mencari lebih dalam. Karena budaya membaca buku sekarang berkurang.
Kalau dilihat di media sosial, bahasa koran, news paper atau dengan berita online kan berbeda.
Berita online begitu cenderung untuk saling mendistorsi berita.
Tetapi ada di situ juga ada sisi positifnya. Kita tentunya tau mereka anak-anak muda yang bisa menghasilkan uang lebih banyak dan juga lebih kreatif, di bandingkan dengan pekerjaan jaman dulu.
Kata beliau, generasi beliau lebih baik dari generasi sekarang. "Semakin modern positif nya adalah semakin banyak peluang kerja, karena bukan hanya konten kreator, tapi peluang untuk menciptakan bisnis kreatif itu juga sangat tinggi".
Maksud beliau bisnis kreatif itu termasuk penggunaan belanja online dan juga sekarang serba online, itu tidak terbayang dalam diri beliau dengan nilainya sebagus itu.
Tapi ada negatifnya juga anak sekarang itu merasa paling pintar, membuat mengendurnya nilai-nilai tradisional.
Menjadi generasi yang lebih kreatif dan inovatif.
Maka dari itu menjadi mahasiswa tidak harus membenarkan dosen, tetapi mengcek ulang lagi dengan pandangan-pandangan yang ada di luar maupun di sekitar.
MIFTAKHUL ROKHMAH 202311210014
Komentar
Posting Komentar