Postingan

Kuliner Bakso Mas Roy, Dukuh Kupang, Surabaya

Gambar
Surabaya- Bakso Mas Roy, sebuah warung makan yang berlokasi di daerah Dukuh Kupang, Surabaya, menarik perhatian sebagai subjek studi kuliner menarik. Berbeda dengan warung bakso kebanyakan, Bakso Mas Roy secara konsisten menyajikan bakso tanpa tepung, menawarkan tekstur dan rasa yang unik. Penelitian lapangan menunjukkan bahwa warung ini fokus pada kualitas bahan baku dan proses pembuatan tradisional, menghasilkan cita rasa alami yang lezat. Menu yang ditawarkan cukup beragam, meliputi bakso dengan berbagai tekstur: bakso kotak, bakso bundar, bakso halus, dan bakso kasar. Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati tetelan sapi, berbagai macam gorengan sebagai pelengkap, serta tahu goreng. Ketiadaan menu mie dan soto menunjukkan strategi fokus pada produk inti mereka, yaitu bakso. Penggunaan daging sapi pilihan dan bumbu rempah asli tanpa bahan pengawet atau penyedap buatan, menunjukkan komitmen terhadap kualitas. Hal ini menghasilkan produk yang lebih sehat dan sesu...

Orientasi Lingkungan FKIP 2024 Generasi Yang Cemerlang, Antusias dan Amanah

Gambar
Surabaya - Fakultas FKIP ada kegiatan orling yang akan di laksanakan di Mojokerto, 11-13 Oktober 2024 — Orientasi Lingkungan (Orling) FKIP kembali hadir sebagai bagian dari Orientasi Fakultas, bertempat di Bumi Perkemahan Dlundung, Trawas. Acara ini menjadi langkah awal penting bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus serta menjalin hubungan yang erat dengan sesama. Dengan tema “Generasi yang Cemerlang, Antusias, dan Amanah”, Orling tahun ini memadukan kegiatan edukatif dan menyenangkan dalam balutan suasana alam terbuka. Menurut Julia Faizah Aqilah, salah satu panitia Orling, kegiatan ini dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan fakultas dan membangun koneksi sosial. “Orling menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru serta menjalin hubungan dengan teman satu angkatan melalui kegiatan yang fun, edukatif, dan berwarna,”  di balik kesuksesan orling Mengadakan kegiatan di luar ruangan tidak l...

Peran Strategis Teater kampus Dalam Membentuk Kompotensi Lintas Di Siplin Mahasiswa

Gambar
Surabaya — Dalam dunia pendidikan tinggi, organisasi kampus sering dianggap sebagai wadah pengembangan diri mahasiswa di luar ruang kelas. Salah satu organisasi yang kian menunjukkan peran strategisnya adalah teater kampus. Di balik tirai panggung, kreativitas, kolaborasi, dan kepemimpinan tumbuh subur, membentuk mahasiswa menjadi individu dengan kompetensi lintas disiplin. Salah satu sosok yang menjadi tokoh penting ini adalah M. Fido Fachrezi, seorang mahasiswa yang sukses menjadikan teater kampus sebagai ruang belajar yang penuh makna. Menggali Potensi Diri Lewat Seni Peran Fido, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), memulai perjalanannya di teater kampus Teater KU sejak tahun pertama kuliah. Ia mengaku, keputusan tersebut awalnya hanya sekadar untuk mengisi waktu luang. Namun, seiring berjalannya waktu, teater membuka matanya pada beragam potensi diri yang sebelumnya tidak ia sadari. “Teater mengajarkan saya banyak hal, mulai dari keberanian berbicara...

Perbedaan Pendidikan Antara Kota Besar dan Papua

Gambar
Surabaya — perbedaan pendidikan antara kota besar dan wilayah terpencil, terutama Papua, terus menjadi salah satu masalah krusial yang mempengaruhi generasi muda di papua. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini, perbedaan yang mencolok masih terlihat jelas, terutama seperti di daerah Fakfak, Papua Barat. Dalam wawancara saya dengan Dedi Rahman Siolimbona, seorang dosen di universitas Dr. Soetomo Dosen di FKIP ,yang juga putra asli Fakfak, kami mendapatkan pandangan langsung tentang betapa besar tantangan yang dihadapi masyarakat Papua dalam mengakses pendidikan yang layak. Perbedaanya yang cukup Jelas dari mulai Infrastruktur dan Kualitas Pembelajaran Pendidikan di kota besar seperti di Jakarta, Surabaya, atau Bandung sangat berbeda dengan kondisi yang ada di Papua. Di kota-kota besar, fasilitas pendidikan yang sudah modern sangat mudah ditemukan. “Sekolah-sekolah di kota besar dilengkapi dengan laboratorium yang lengkap, akses internet yang...

Generasi milenial : antara Dulu dan kini

Gambar
Surabaya, 19 Januari 2025 - Dr. Hariyono,S.S.,M.Pd., Beliau seorang dosen sastra inggris, yang begitu cerdas. Wawasan beliau begitu banyak dari mulai beliau di tahun 1967-2012 sampai sekarang. bahkan kata beliau generasi 90an itu berbagai macam-macam, dan beliau pernah bilang.  "Generasi saya itu generasi yang begitu menikmati benda-benda sejarah tersentuh, seperti VCD (kaset) buat mendengarkan musik, mencari pengetahuan dengan buku-buku, mencari informasi dari surat-surat/koran-koran".  Kalo di dengar-dengar generasi dulu itu kayak ademmmm banget, dan juga apa-apa selalu di cari di buku. Kalo orang zaman dulu itu selalu bilang "Nek Kowe ora tau Moco buku, Yo ora ero opo-opo". (Kalo kamu tidak pernah baca buku, ya kamu tidak tau apa-apa). Beda lagi kalo generasi sekarang, Kalo anak muda biasanya nyebutnya generasi Z (Gen Z). Generasi sekarang, generasi yang begitu canggih mereka sekarang bisa mendengar lagu-lagu, menonton film melalui Handphone, Benda-benda gadget h...

Menimbang Ulang Sistem Pendidikan di Era Digital: Antara Inovasi dan Tradisi

Era digital telah mengubah lanskap pendidikan secara fundamental. Pandemi Covid-19 yang telah berlalu menjadi katalis yang mempercepat adopsi teknologi dalam pembelajaran, namun juga membuka mata kita tentang berbagai tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan modern. Transformasi digital dalam pendidikan bukanlah sekadar tentang mengganti buku dengan tablet atau ruang kelas dengan zoom meeting. Ini adalah perubahan paradigma yang lebih mendasar tentang bagaimana kita memandang proses pembelajaran itu sendiri. Di satu sisi, teknologi menawarkan kemudahan akses terhadap informasi dan pengetahuan yang belum pernah ada sebelumnya. Siswa di pelosok desa kini bisa mengakses materi pembelajaran berkualitas dari berbagai sumber. Platform pembelajaran daring menawarkan fleksibilitas yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar mereka masing-masing. Namun, di sisi lain, kita tidak boleh terlena dengan kemudahan teknologi hingga melupakan esensi pendidikan itu sendi...

Menghidupkan Matematika dengan Sentuhan Budaya Tradisional

Gambar
mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (MIPA) Universitas Dr. Soetomo Surabaya Syauqiya Salsabila H. S namanya atau yang biasa dipanggil Qiya. Qiya yang terpilih sebagai anggota kedua dalam tim PKM-RSH pada April tahun lalu, melihat potensi besar dalam permainan engkle.  Selain aktif dalam program PKM-RSH, Qiya juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi kampus. Dengan semangat tinggi, ia berhasil membagi waktu antara kegiatan akademik, penelitian, dan aktivitas organisasi.   Permainan tradisional yang dimainkan dengan melompat pada bidang-bidang yang digambar di tanah ini ternyata menyimpan konsep matematika yang kaya. Melalui penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pada numerasi anak sekolah dasar. Melalui program pkm-rsh penelitian Etnomatika Dirjen Dikti dengan Permainan Tradisional Qiya dan tim membuktikan bahwa pembelajaran matematika tidak selalu harus membosankan. Konsep matematika y...